good bye..my friend

ketika kebersamaan yang selalu menjadi hiasan di setiap kehidupan kita, seakan tak ingin lepas dari teman, saudara dan sebagainya tapi, hidup mesti terus berjalan dan itu tidak bisa di pungkiri dan ketika anda bertemu dengan seseorang yang tadinya membuat keseharian anda jadi sia-sia dan di lain waktu ketika anda ingin pergi seakan berat kaki melangkah, karna bersama merekalah kita bisa terbahak-bahak merasakan pahit getirnya waktu bersama…….Dan ketika anda pergi hanya kenangan yang di tinggalkan, sobat mungkinkan kita kan kembali seperti dulu bisa tertawa terbahak-bahak seakan kita tak akan berpisah di kemudian hari, bercanda gurau seakan kita hidup hanya untuk itu…pergi,,,,,,, suatu saat anda pasti mengalami hal ini, ketika anda merasakan sudah tak ada lagi kekuatan tuk bertahan di sini dan ketika anda melihat masih ada jalan yang lebih baik di luar sana dan di sela-sela kepergian itu yang anda butuhkan hanyalah iringan doa, serta dorongan semangat untuk bisa mencapai hidup yang lebih baik kelak di kemudian hari……..
Keroncong ku jangan mati,,,
Bengawan solo riwayatmu kini………..
sedari dulu jadi Perhatian insani………………..
usim kemarau tak seberapa airmu…………….
dimusim hujan air meluap sampai jauh……………..
Anda mungkin pernah mendengar tembang ini ( keroncong ) ya itu nama jenis musik yang benar-benar asli produk indonesia, konon musik ini pernah mendunia ketika seorang pria kelahiran solo yang kini usianya sudah mencapai 90 tahun GESANG begtulah sehari-hari dia disapa bahkan di satu negara ( jepang) musik ini sangat populer, bahkan ada yang mengatakan bengawan solo takan mati walau ditelan jaman. Tapi, manusia takan selama berjaya musikpun takan selalu menjadi hits dan lambat laun ditinggalkan penggemarnya, bisa dilihat dari sekarang generasi-generasi muda yang cenderung memilih musik luar yang begitu mudah masuk ketanah air melalui situs-situs internet, apakah ini pertanda akan matinya legenda musik tanah air yang semakin tenggelam oleh musik-musik yang diimpor dari luar. Musik keroncong jangan sampai mati mungkinsekarang gesang begitu khawatir dengan usianya yang sudah mencapai 90 tahun dan tubuh yang rentan saat ini dia sadar betul bahwa dia tidak akan bertahan lebih lama lagi, lalu apakah keroncong akan mati setelah peniggalan gesang pertanyaan itu yang harus kita jawab akankah warisan tanah air hilang..GESANG mungkin mungkin 5 sampai 10 tahun lagi musik mu akan hilang, kemana kejayaan mu kemana kedahsyatan suaramu sekarang kau berbaring terkulai tak berdaya dipembaringan, didalam hati mungkin kau selalu berharap keroncong ku jangankau mati..
Data pribadi
Nama : Gesang Martohartono
Lahir : Solo 1 Oktober 1917
Rekaman : Setho ohashi ( 1988 )
tembok besar ( 1963 )
Borobudur ( 1965 )
urung ( 1970 )
Pandanwangi ( 1949 )
Swasana desa ( 1939 )
Album Emas
Bengawan Solo
Jembatan Merah
Sapu Tangan
Si Piatu
Roda Dunia
Dunia Berdamai
Turtonadi
Pemuda Dewasa
Luntur
Bumi Emas Tanah Airku
To linet my frien…coba renungkan
Begitu banyak orang/individu yang selalu menanyakan terlebih dahulu apa yang bisa diperoleh, atau apa yang akan diterima bila mengerjakan sebuah tugas. Dan kebanyakan dari meraka berakhir tanpa mengerjakan apa-apa. Sebaliknya, orang sukses biasanya mengerjakan terlebih dahulu hal-hal yang memang menjadi amanatnya, dengan sepenuh hati dan dengan semangat kerja keras., yang biasanya akan berakhir dengan hasil yang lebih daripada apa yang semestinya dia peroleh.
Banyak juga pihak yang menyalah artikan proses diperolehnya kekayaan atau kesuksesan dengan meng-cut atau mengalahkan dengan kekuasaannya, sebagai contoh berdagang dengan mengambil keuntungan sebesar-besarnya, menekan gaji karyawan dengan serendah-rendahnya tanpa ada alasan yang kongkrit, dari yang seperak dua perak hingga puluhan ribu rupiah
padahal hakikat dari sebuah kesuksesan adalah seberapa berhasil orang tersebut dapat berkontribusi dengan karayawan, pegawai atau masyarakat….bagaimana seseorang dapat menigkatkan kualitas hidup seorang pegawai dan orang banyak….dan bagaimana agar dapat memberikan kemudahan hidup bagi lebih banyak orang disekitarnya…bukan sebaliknya..? menzholimi hak milik orang lain tanpa memikirkan bagai mana orang itu bisa bertahan hidup, menekan setiap penghasilan tanpa mengeluarkan penjelasan yang bisa diterima oleh akal sehat,, apakah ini yang disebut kesuksesan dengan menindas setiap keringat orang lain
Cerita di Akhir Bulan
Sempet bingung juga setelah 1 bulan kerja mau bikin acara apa, usul punya usul akhirnya ada temen yang kasih saran? dari pada repot-repot lebih baik kita mancing aja..!! selain gak makan biaya katanya mancing bisa ngilangin stres juga unek-unek dikepala, akhirnya gak pikir-pikir panjang saya ikut aja saran temen saya. Cuma bermodalkan satu buah joran, kali juga cacing tanah akhirnya dapet juga acara murah meriah tapi mengasyikan cukup 30 menit berjalan kaki akhirnya sampai juga di lokasi pemancingan, saya bertiga dengan teman saya sudah siap-siap ambil posisi sambil berharap mudah-mudahan ikannya belom sarapan ternyata….! mancing ikan di kolam gak segampang makan ikan di meja makan? di butuh kan kesabaran juga keuletan hampir satu jam lebih saya duduk di pinggir sambil tarik ulur pancingan tapi gak ada mujaer, gabus sawah yang mau cicipin umpan pancingan saya sempet kesel juga dalam hati, mau sampe kapan jadi bango tong-tong……..?asap rokok sudah hampir satu bungkus masuk tenggorokan, khirnya..! yang ditunggu datang juga, adu tarik kuat tenaga mondar-mandir sambil pegang kail, si gabus akhirnya makan juga biar gak segede kakap di laut tapi cukuplah buat upah lama-lama nongkrong di pinggir empang bener kata orang kenikmatan ketika mancing ikan bukan karena besar kecilnya ikan yang kita dapat tapi…? proses mendapatkan ikan yang kita pancing agar tidak lepas dari kailnya!! sambil cekakak-cekikik,,, ketawa-ketiwi perasaan capek, kesel terobati sudah….. kalo anda suka dan hoby memancing gak ada salahnya anda mencoba….. pokoke muantep
Dangdut Forever
Namanya Maya Geboi,propesinya penyanyi Dangdut keliling. Status janda anak satu (1). Penghasilannya 10 sampai 25 ribu rupiah sehari. Dia menjajakan suaranya mulai dari jam 5 sampai jam 2 pagi, lokasi menyanyi Terminal, pasar, dan tempat- tempat umum yang ramai manusia………!!
Ini potret keseharian maya, yang saya tau nama aslinya Siti Nurhayati Grup Ordo ( orkes dorong) ini mungkin bisa mewakili potret musik dangdut yang selama ini dianggap musik pinggiran, yang datang dari kelas bawah dan kurang berpedidikan…stereotipe dengan suara melengkin, seruling bambu dengan nada yang terkadang tak karuan dan gitar dengan senar gitar yang mungkin terasa tidak nyaman ketika memainkannya. Tak heran ketika film Mendadak Dangdut begitu menyedot perhatian, mungkin karena di garap oleh sutradara dan pemain-pemain muda yang selama ini jauh dari urusan dangdut sebut saja. Titi Kamal, Kinaryosih dan sutrada Rudy Soedjarwo. Mungkin maya tidak punya pilihan lain untuk beralih propesi karena itulah musik Dangdut sudah menajadi hidup mati maya dan perempuan betawi pun tak kuat menah air matanya ketika dia mendapat kesempatan berduet dengan salah satu penyanyi idolanya Ellya Kadam dengan menyanyikan lagu favoritnya. Mengulas perjalanan musik dangdut di Indonesia memang cukup panjang namun. Ellya Kadam yang kini berusia 75 tahun yang juga di sebut-sebut salah satu yang ikut mempopulerkan musik dangdut yang ketika itu bernama musik melayu.
Waktu itu penyanyi musik melayu mungkin bisa dihitung dengan jari, teknologi rekaman juga masih kuno dan ketika salah harus diulang semuanya dari awal. Waktu itu pernah musik dangdut berjaya ketika Bung Karno melarang musik ” ngak ngik ngok ” dari barat masuk ke Indonesia musik melayu kembali naik daun setelah sebelumnya terpukul oleh musik-musik barat. Orde Baru berkuasa musik barat kembai berjaya dan lagi-lagi musik dangdut kembali terpinggirkan dan sampai akhirnya ada seorang pemuda berdarah sunda yang sekarang kita kenal dengan nama Rhoma Irama mengangkat musik ini kembali naik ke kelas yang lebih atas dengan memainkan musik dangdut menggunakan instrumen menggantikan akustik.
Tapi, jika musik dangdut masih dikonotasikan dengan musik kelas bawah, kampungan, tidak intelek semua itu tidak menyurutkan para penggemar musik dangdut surut langkah pokonya dangdut”””” dangdut FOREVER”””’
Terpinggirkan, tapi tetap dibutuhkan
Dipinggirkan, tapi masih tetap dibutuhkan….? mungkin itu kata yang paling pas untuk para pebisnis Warung Telekomunikasi ( Wartel ), berbeda ketika kita melihat lima tahun kebelakang. Saat itu para pemilik wartel benar-benar kebanjiran untung yang mungkin tidak sedikit, bahkan ada salah satu pemilik wartel mengatakan dari yang semulanya hanya memiliki empat ( 4 ) KBU dalam waktu yang relatif singkat dia bisa menambahkan menjadi enam sampai delapan KBU. Namun, seiring berjalannya waktu dengan kemajuan alat komunikasi yang mungkin lebih canggih wartel pun seakan terpinggirkan, karena kalah dilibas perkembangan telepon seluler dari sejumlah operator telekomunikasi yang kini membandrol tarif murah, hal itulah yang berdampak pada susutnya keuntungan yang didapat para pebisnis wartel yang berbagi keuntungan dengan PT. TELKOM, dengan makin menipisnya keuntungan yang didapat tidak sedikit dari meraka yang berganti profesi dengan membuka ” counter-counter hp” yang juga menyediakan berbagai macam kertu perdana dan sebagainya, tapi tidak sedikit juga yang masih bertahan walau dengan keuntungan seadanya. Walau terkesan memaksakan tapi, tidak semua orang melupakan jasa warung telpon ini, masih ada juga orang yang membutuhkan terutama bagi mereka yang dari kalangan menengah kebawah. Dengan kondisi seperti ini bukan tidak mungkin tiga sampai empat tahun kedepan wartel pun akan benar-benar terpinggirkan bahkan mungkin hilang, yang dulunya banyak kita lihat di pinggir-pinggir jalan, digantikan dengan counter-counter hp yang saat ini semakin marak dengan menawarkan kartu-kartu perdana yang harganya selalu bersaing.
menyapa jakarta siang hari
selamat siang jakarta. seperti menjadi tradis, udaramu selalu panas seperti juga panasnya persaingan orang-orang yang mencari kehidupan. orang-orang yang berdesakan didalam bis kota, tapi…. memang seperti itulah wajah aslimu. ( semantara sebagian lagi harus menyawa para joki untuk melewati jalur three in one ) orang-orang berdiri dipinggir jalan dengan peluh meleleh disekujur tubuh, ditamabh lagi dengan mobil-mobil yang semakin terjebak kemacetan, berapa banyak lagi mobil yang akan banjir disini…???
( apa kabar timor, baleno, cakra, ditambah suara klakson dan mesin yang meraung, juga knalpot yang mengeluarkan makian, tapi itulah jakarta dengan tradisinya.
panas sekali udara disini, seperti panasnya persaingan politik. orang-orang yang berdesakan, sikut menyikut berlomba berebut kekuasaan. semakin hari semakin banyak orang yang menjelma menjadi gelombang televisi, radio ( dan sebagian menjelma menjadi pamfleet-pamfleet gelap dan graffiti di tembok kota )….. oooooohh jakarta aku kepanasan…………
Sekedar Catatan
pengalaman adalah guru yang paling berharga, ketika seseorang terjatuh dijalan yang berlubang mungkin itu wajar-wajar saja karna dia tidak tau seluk beluk jalan tersebut, tapi ketika diwaktu yang berbeda dia berjalan dijalan yang sama apakah harus terjatuh untuk yang kedua kalinya,,,? jawabnya!!!!!!! TIDAK…? kita diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna diberikan nafsu, akal serta pikiran untuk dipergunakan sebaik-baiknya, dan ketika seseorang terjatuh dilubang yang sama sesungguhnya dia sangat merugi karena dia tidak bisa belajar dari pengalaman pertama.!!
cita_citaku
achmad renggo, dia punya 1 cita_cita yang sampai sekarang belum tercapai………! dia ingin membuat ibunya selalu tersenyum, yang sampai sekarang cita_citanya itu belum terwujud do.ain yaaah………..!!!!! aminnn
