b u m i k u

cerita cum cerita coret coret cuma coret

Arsip untuk Februari 2007

Terpinggirkan, tapi tetap dibutuhkan

dengan 3 komentar

Dipinggirkan, tapi masih tetap dibutuhkan….? mungkin itu kata yang paling pas untuk para pebisnis Warung Telekomunikasi ( Wartel ), berbeda ketika kita melihat lima tahun kebelakang. Saat itu para pemilik wartel benar-benar kebanjiran untung yang mungkin tidak sedikit, bahkan ada salah satu pemilik wartel mengatakan dari yang semulanya hanya memiliki empat ( 4 ) KBU dalam waktu yang relatif singkat dia bisa menambahkan menjadi enam sampai delapan KBU. Namun, seiring berjalannya waktu dengan kemajuan alat komunikasi yang mungkin lebih canggih wartel pun seakan terpinggirkan, karena kalah dilibas perkembangan telepon seluler dari sejumlah operator telekomunikasi yang kini membandrol tarif murah, hal itulah yang berdampak pada susutnya keuntungan yang didapat para pebisnis wartel yang berbagi keuntungan dengan PT. TELKOM, dengan makin menipisnya keuntungan yang didapat tidak sedikit dari meraka yang berganti profesi dengan membuka ” counter-counter hp” yang juga menyediakan berbagai macam kertu perdana dan sebagainya, tapi tidak sedikit juga yang masih bertahan walau dengan keuntungan seadanya. Walau terkesan memaksakan tapi, tidak semua orang melupakan jasa warung telpon ini, masih ada juga orang yang membutuhkan terutama bagi mereka yang dari kalangan menengah kebawah. Dengan kondisi seperti ini bukan tidak mungkin tiga sampai empat tahun kedepan wartel pun akan benar-benar terpinggirkan bahkan mungkin hilang, yang dulunya banyak kita lihat di pinggir-pinggir jalan, digantikan dengan counter-counter hp yang saat ini semakin marak dengan menawarkan kartu-kartu perdana yang harganya selalu bersaing.

 

Ditulis oleh renggo

25 Februari 2007 pada 1:31 PM

Ditulis dalam Terpinggirkan

sejarah singkat jakarta barat

dengan satu komentar

jakartar.jpg

Pada saat ini jakarta merupakan kota metropolitan yang maju dan berkembang. tetapi tidakbanyak orang yang mengetahui dengan pasti awal mula kota jakarta. Jakarta bermula dari aktivitas perdagangan yang ada dipelabuhan sunda kelapa. Dimana pelabuhan tersebut dikuasai kerajaan hindu padjajaran yang berkuasa pada awal- 14 ( 1522 ) yang pada saat itu kerajaan berada disekitar kali ciliwung. kemudian bangsa-bangsa asing datang kebatavia ( jakarta ) seperti portugis, belanda, cina, arab untuk berdagang dan mencari keuntungan diwilayah batavia. setelah mendiami batavia mereka membangun geraja, gedung pemerintahan, tempat tinggal, masjid yang dapat berpungsi penting dalam kehidupan kita sehari-hari dan bangunan- bangun tersebut dapat kita lihat sampai sekarang. Jika terdapat beraneka ragam kebudayaan yang kemudian berakulturasi dengan kebudayan lain dan menciptakan kebudayaan baru. Seperti kita lihat pada busana tradisional adat betawi merupakan percampuran dari arab dan cina.

Jakarta barat juga terkanal dengan sebutan ‘ Cina Town ‘ atau daerah pecinaa, karena banyak orang keturuan Tiong Hoa bermukim disekitar jakarta barat seperti ‘ Glodok Kota, Jembatan Lima dan lain-lain maka didaerah tersebut terdapat rumah-rumah cina tempo dulu yang mempunyai ciri khas yang unik dan indah. kehidupan sosial dan adat istiadat yang ada pada masyarakat cina masih dapat dipertahankan sampai sekarang dan kita masih bisa melihat berbagai macam atraksi yang berasal dari budaya Cina asli seperti barongsay

selain keturunan Cina banyak juga keturunan Arab yang juga tinggal didaerah jakarta barat. Mayoritas orang ketirunan Arab bermukim didaerah krukut disana kita bisa melihat bangun-bangun mesjid yang indah.

Jakarat merupakan titik temu antar budaya dimana banyak orang datang dari berbagai macam etnis dan budaya dan kemudian membaur dan menciptakan suatu kebudayaan yang unik dan menyenangkan.

Ditulis oleh renggo

21 Februari 2007 pada 4:17 PM

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.