Arsip untuk Februari 25th, 2007
Terpinggirkan, tapi tetap dibutuhkan
Dipinggirkan, tapi masih tetap dibutuhkan….? mungkin itu kata yang paling pas untuk para pebisnis Warung Telekomunikasi ( Wartel ), berbeda ketika kita melihat lima tahun kebelakang. Saat itu para pemilik wartel benar-benar kebanjiran untung yang mungkin tidak sedikit, bahkan ada salah satu pemilik wartel mengatakan dari yang semulanya hanya memiliki empat ( 4 ) KBU dalam waktu yang relatif singkat dia bisa menambahkan menjadi enam sampai delapan KBU. Namun, seiring berjalannya waktu dengan kemajuan alat komunikasi yang mungkin lebih canggih wartel pun seakan terpinggirkan, karena kalah dilibas perkembangan telepon seluler dari sejumlah operator telekomunikasi yang kini membandrol tarif murah, hal itulah yang berdampak pada susutnya keuntungan yang didapat para pebisnis wartel yang berbagi keuntungan dengan PT. TELKOM, dengan makin menipisnya keuntungan yang didapat tidak sedikit dari meraka yang berganti profesi dengan membuka ” counter-counter hp” yang juga menyediakan berbagai macam kertu perdana dan sebagainya, tapi tidak sedikit juga yang masih bertahan walau dengan keuntungan seadanya. Walau terkesan memaksakan tapi, tidak semua orang melupakan jasa warung telpon ini, masih ada juga orang yang membutuhkan terutama bagi mereka yang dari kalangan menengah kebawah. Dengan kondisi seperti ini bukan tidak mungkin tiga sampai empat tahun kedepan wartel pun akan benar-benar terpinggirkan bahkan mungkin hilang, yang dulunya banyak kita lihat di pinggir-pinggir jalan, digantikan dengan counter-counter hp yang saat ini semakin marak dengan menawarkan kartu-kartu perdana yang harganya selalu bersaing.