Arsip untuk Mei 2007
Keroncong ku jangan mati,,,
Bengawan solo riwayatmu kini………..
sedari dulu jadi Perhatian insani………………..
usim kemarau tak seberapa airmu…………….
dimusim hujan air meluap sampai jauh……………..
Anda mungkin pernah mendengar tembang ini ( keroncong ) ya itu nama jenis musik yang benar-benar asli produk indonesia, konon musik ini pernah mendunia ketika seorang pria kelahiran solo yang kini usianya sudah mencapai 90 tahun GESANG begtulah sehari-hari dia disapa bahkan di satu negara ( jepang) musik ini sangat populer, bahkan ada yang mengatakan bengawan solo takan mati walau ditelan jaman. Tapi, manusia takan selama berjaya musikpun takan selalu menjadi hits dan lambat laun ditinggalkan penggemarnya, bisa dilihat dari sekarang generasi-generasi muda yang cenderung memilih musik luar yang begitu mudah masuk ketanah air melalui situs-situs internet, apakah ini pertanda akan matinya legenda musik tanah air yang semakin tenggelam oleh musik-musik yang diimpor dari luar. Musik keroncong jangan sampai mati mungkinsekarang gesang begitu khawatir dengan usianya yang sudah mencapai 90 tahun dan tubuh yang rentan saat ini dia sadar betul bahwa dia tidak akan bertahan lebih lama lagi, lalu apakah keroncong akan mati setelah peniggalan gesang pertanyaan itu yang harus kita jawab akankah warisan tanah air hilang..GESANG mungkin mungkin 5 sampai 10 tahun lagi musik mu akan hilang, kemana kejayaan mu kemana kedahsyatan suaramu sekarang kau berbaring terkulai tak berdaya dipembaringan, didalam hati mungkin kau selalu berharap keroncong ku jangankau mati..
Data pribadi
Nama : Gesang Martohartono
Lahir : Solo 1 Oktober 1917
Rekaman : Setho ohashi ( 1988 )
tembok besar ( 1963 )
Borobudur ( 1965 )
urung ( 1970 )
Pandanwangi ( 1949 )
Swasana desa ( 1939 )
Album Emas
Bengawan Solo
Jembatan Merah
Sapu Tangan
Si Piatu
Roda Dunia
Dunia Berdamai
Turtonadi
Pemuda Dewasa
Luntur
Bumi Emas Tanah Airku
To linet my frien…coba renungkan
Begitu banyak orang/individu yang selalu menanyakan terlebih dahulu apa yang bisa diperoleh, atau apa yang akan diterima bila mengerjakan sebuah tugas. Dan kebanyakan dari meraka berakhir tanpa mengerjakan apa-apa. Sebaliknya, orang sukses biasanya mengerjakan terlebih dahulu hal-hal yang memang menjadi amanatnya, dengan sepenuh hati dan dengan semangat kerja keras., yang biasanya akan berakhir dengan hasil yang lebih daripada apa yang semestinya dia peroleh.
Banyak juga pihak yang menyalah artikan proses diperolehnya kekayaan atau kesuksesan dengan meng-cut atau mengalahkan dengan kekuasaannya, sebagai contoh berdagang dengan mengambil keuntungan sebesar-besarnya, menekan gaji karyawan dengan serendah-rendahnya tanpa ada alasan yang kongkrit, dari yang seperak dua perak hingga puluhan ribu rupiah
padahal hakikat dari sebuah kesuksesan adalah seberapa berhasil orang tersebut dapat berkontribusi dengan karayawan, pegawai atau masyarakat….bagaimana seseorang dapat menigkatkan kualitas hidup seorang pegawai dan orang banyak….dan bagaimana agar dapat memberikan kemudahan hidup bagi lebih banyak orang disekitarnya…bukan sebaliknya..? menzholimi hak milik orang lain tanpa memikirkan bagai mana orang itu bisa bertahan hidup, menekan setiap penghasilan tanpa mengeluarkan penjelasan yang bisa diterima oleh akal sehat,, apakah ini yang disebut kesuksesan dengan menindas setiap keringat orang lain