b u m i k u

cerita cum cerita coret coret cuma coret

Keroncong ku jangan mati,,,

dengan satu komentar

Bengawan solo riwayatmu kini………..
sedari dulu jadi
Perhatian insani………………..
usim kemarau
tak seberapa airmu…………….
dimusim hujan air meluap sampai jauh……………..

Anda mungkin pernah mendengar tembang ini ( keroncong ) ya itu nama jenis musik yang benar-benar asli produk indonesia, konon musik ini pernah mendunia ketika seorang pria kelahiran solo yang kini usianya sudah mencapai 90 tahun GESANG begtulah sehari-hari dia disapa bahkan di satu negara ( jepang) musik ini sangat populer, bahkan ada yang mengatakan bengawan solo takan mati walau ditelan jaman. Tapi, manusia takan selama berjaya musikpun takan selalu menjadi hits dan lambat laun ditinggalkan penggemarnya, bisa dilihat dari sekarang generasi-generasi muda yang cenderung memilih musik luar yang begitu mudah masuk ketanah air melalui situs-situs internet, apakah ini pertanda akan matinya legenda musik tanah air yang semakin tenggelam oleh musik-musik yang diimpor dari luar. Musik keroncong jangan sampai mati mungkinsekarang gesang begitu khawatir dengan usianya yang sudah mencapai 90 tahun dan tubuh yang rentan saat ini dia sadar betul bahwa dia tidak akan bertahan lebih lama lagi, lalu apakah keroncong akan mati setelah peniggalan gesang pertanyaan itu yang harus kita jawab akankah warisan tanah air hilang..GESANG mungkin mungkin 5 sampai 10 tahun lagi musik mu akan hilang, kemana kejayaan mu kemana kedahsyatan suaramu sekarang kau berbaring terkulai tak berdaya dipembaringan, didalam hati mungkin kau selalu berharap keroncong ku jangankau mati..

Data pribadi

Nama : Gesang Martohartono
Lahir : Solo 1 Oktober 1917
Rekaman : Setho ohashi ( 1988 )
tembok besar ( 1963 )
Borobudur ( 1965 )
urung ( 1970 )
Pandanwangi ( 1949 )
Swasana desa ( 1939 )

Album Emas

Bengawan Solo
Jembatan Merah
Sapu Tangan
Si Piatu
Roda Dunia
Dunia Berdamai
Turtonadi
Pemuda Dewasa
Luntur
Bumi Emas Tanah Airku

Ditulis oleh renggo

21 Mei 2007 pada 7:07 AM

Ditulis dalam Keroncong ku jangan mati

Satu Tanggapan

Berlangganan komentar dengan RSS.

  1. bung, mukamu mirip sama mukaku yang di awal depan. namamu pun sama kayak namaku. coba tunjukin secara keseluruhan bung mukamu…cz andeng2nya juga sama….
    aku renggo putro widyarto
    sukab_39@yahoo.com

    renggo putro widyarto

    17 April 2008 pada 10:15 PM


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.